Headlines News :
Home » , , , » Politeknik Lhokseumawe Sosialisasi Program Internet KPU/USO Menkominfo, Tapi Jaringan Internet Tidak Ada

Politeknik Lhokseumawe Sosialisasi Program Internet KPU/USO Menkominfo, Tapi Jaringan Internet Tidak Ada

Written By AM Coffee on Kamis, 03 Januari 2013 | 22.59


Aceh Utara | Acehtraffic.com - Menyukseskan program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI), Balai Penyedia dan Pengelolaan Pembiayaan Teknologi Informatika (BP3TI), Politeknik Lhokseumawe gelar diskusi dalam rangka sosialisasi di Aula Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Kamis, 03 Januari 2013.

Acara tersebut merupakan implementasi Kewajiban Pelayanan Universal/Universal Service Obligation (KPU/USO) bertujuan untuk membangun infrastruktur telekomunikasi yang mendukung meratanya penyediaan akses layanan telekomunikasi.

 Infrastruktur tersebut dapat berupa layanan telepon maupun internet di wilayah perkotaan dan di wilayah perdesaan khususnya daerah perdesaan (rural based). 

Adapun program dari Kewajiban Pelayanan Universal/Universal Service Obligation (KPU/USO) antara lain, Desa Dering Penyediaan Layanan Telekomunikasi Dasar (voice,SMS,Akses Data) WIFI  Kabupaten Penyediaan layanan internet (lokal dan internasional) dan mampu mengakses konten melalui media hotspot, Teleinfo Tuntas Telekomunikasi dan informatika di Pulau Terluar dan perbatasan.

Radio Komunitas Stasiun siaran radio yang dimiliki, dikelola, diperuntukkan, diinisiatifkan dan didirikan oleh sebuah komunitas, Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) Penyediaan Layanan Telekomunikasi Data menuju masyarakat yang cerdas/informatif (Digital Library), dan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK) Penyediaan Layanan Internet yang bersifat mobile di kecamatan WPUT atau atas permintaan Pemda.

Menurut Husni Koordinator Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) Wilayah Aceh mengatakan kegiatan tersebut program pusat itu untuk empat kabupaten yaitu Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen dan Pidie Jaya.

Peserta pelatihan tersebut dari kalangan guru, anggota PNPM, Bidan Desa, Perawat Rumah Sakit Kecamatan, Imum Mukim dan unsur kecamatan itu sangat antusias, bahkan setiap perseta membawa laptopnya masing-masing membuat takjub fasilitator yang merupakan dosen IT Politeknik Lhokseumawe itu.

"Ngak  disangka, waktu pelatihan di Batuphat yang dekat dengan kota laptop satu meja dua cuma, ini pedalaman malah satu orang satu, hebat” puji Husaini.

Namun, sosialisasi Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) tidak menggunakan jaringan Kecamatan, Mereka justru menggunakan jaringan modem sendiri bukan menggunakan jaringan hubungan PDE kecamatan. "ngak ada jaringan kecamatan makanya kami gunakan punya saya pribadi" Ujar Mulyadi (29) lulusan 2007 ITB itu kepada Acehtraffic.com. 

Dia juga menjelaskan soal jaringan Telkomsel yang digunakan karena tidak ada jaringan selular lain, untuk internetan para peserta pelatihan dia membeli 2 GB paket Internet Telkomsel. “Dua giga untuk 23 laptop sebentar lagi juga habis” Cetus dia. 

Menanggapi pelatihan tersebut pemuda pedalaman Kecamatan Sawang mengatakan program internet Menkominfo yang bekerja sama dengan Poltek Lhokseumawe tidak optimal dan terkesan program mita peng (cari uang) orang berpendidikan.

 “Haha… masa pelatihan program Menteri internet pake modem, buat apa sosialisasi ketersediaan internet aja tidak ada, kalo cari uang  dengan laporan jangan atas nama internet, karena kami butuh internet, tapi tidak ada," Ujar Subki Abu Syammah. Jum'at, 04 Januari 2013. | AT | IS |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Free Template | Radio Aceh
Copyright © 2013. Info Dan Media Atjeh Portal Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Baharsj
Proudly powered by Blogger